Home / Obat Kanker / ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik

ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik

ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik– kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik

Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks).

Vagina adalah saluran yang menghubungkan serviks (leher rahim) dengan bagian luar tubuh dan jalan keluar bayi saat persalinan normal. Kanker vagina adalah jenis kanker langka yang muncul pada vagina. Ada dua jenis kanker vagina:

 

  • Kanker vagina sekunder, adalah kanker yang pertama kali muncul di bagian tubuh lain, namun menjalar ke vagina.
  • Kanker vagina primer, adalah kanker yang pertama kali muncul di vagina. Lebih jarang dibanding kanker vagian sekunder.
  • Berusia 60 tahun atau lebih, serta pernah terpapar obat jenis DES (diethylstilbestrol) saat masih janin akan mempengaruhi risiko seorang wanita terjangkit kanker vagina. Kemungkinan seorang penderita kanker vagina sembuh bergantung pada usia, kondisi kesehatan serta cepat tidaknya kanker vagina terdiagnosis.

 

ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik

ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik- Kanker vagina bisa muncul tanpa gejala atau tanda, maka lakukanlah pemeriksaan vagina (pap smear) secara rutin tiap tiga tahun sekali jika Anda berusia 25 hingga 49 tahun dan tiap lima tahun sekali jika Anda berusia 50 hingga 64 tahun.


Gejala Kanker Vagina
Beberapa tanda dan gejala umum kanker vagina adalah:

  • Muncul rasa gatal atau terdapat benjolan pada vagina.
  • Cairan keputihan yang mengandung darah dan berbau.
  • Perdarahan di luar siklus menstruasi, atau setelah berhubungan intim.
  • Konstipasi.
  • Rasa nyeri saat berhubungan intim dan buang air kecil.
  • Urine bercampur darah.
  • Perdarahan setelah menopause.
  • Sering buang air kecil.
  • Nyeri pada rongga panggul.
  • Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Vagina
  • Penyebab munculnya kanker pada vagina masih belum diketahui secara pasti. Secara umum, kanker muncul ketika sel-sel pada bagian tubuh tertentu membelah dan memperbanyak diri terlalu cepat dan tidak terkendali. ciri ciri terkena penyakit kanker rahim stadium akhir

Selain faktor usia dan paparan obat jenis DES (diethylstilbestrol), ada beberapa hal yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker vagina, yaitu:

 

  • Terinfeksi HPV (human papilloma virus) atau HIV (human immunodeficiency virus).
  • Melakukan hubungan intim pertama pada usia muda.
  • Mengidap ketidaknormalan sel pada vagina.
  • Perokok aktif.
  • Pernah mengidap kanker pada organ reproduksi.
  • Berganti-ganti pasangan.
  • Pernah menjalani prosedur histerektomi.



Diagnosis Kanker Vagina
ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik- Untuk mendiagnosis kanker vagina, langkah pertama kali yang dilakukan dokter adalah menanyakan gejala dan tanda yang dirasakan pasien. Kemudian dokter akan menjalankan pemeriksaan fisik pada bagian luar serta dalam vagina pasien untuk melihat apakah ada benjolan atau pembengkakan tidak normal.

Selain kedua hal tersebut, mungkin dokter akan meminta pasien untuk menjalankan beberapa pemeriksaan lain seperti:

 

  • Tes darah, untuk memastikan bahwa tidak ada infeksi pada vagina.
  • Pap test atau pap smear.
  • Kolposkopi dan biopsi. Tindakan pemeriksaan di mana instrumen khusus digunakan untuk memeriksa vagina secara lebih detail. Bila ada jaringan vagina yang dicurigai merupakan jaringan kanker, akan diambil sebagai sampel (biopsi) dan dikirim ke laboratorium.
  • Tes pencitraan. Dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menjalani tes pencitraan untuk melihat perkembangan dan penyebaran kanker, seperti sinar-X, MRI, CT scan, dn PET.
  • Kamera. Sama seperti tes pencitraan, kamera kecil dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk melihat perkembangan dan penyebaran kanker.

Tes pencitraan dan penggunaan kamera dipakai dokter untuk menentukan sampai stadium berapa kanker vagina telah berkembang. Stadium-stadium pada kanker vagina meliputi:

 

  • Stadium 1 – kanker hanya tumbuh pada dinding vagina.
  • Stadium 2 – kanker mulai menyebar keluar vagina pada jaringan-jaringan sekitarnya.
  • Stadium 3 – kanker telah menyebar ke panggul dan mungkin sudah menyebar pula ke kelenjar getah bening terdekat.
  • Stadium 4a – kanker telah menyebar keluar vagina sampai ke organ sekitarnya seperti kantung kemih atau rektum.
  • Stadium 4b – kanker telah menyebar ke organ yang lebih jauh seperti paru-paru.

Pengobatan Kanker Vagina
ciri-ciri gejala penyakit kanker rahim dan obatnya di apotik- Dua faktor yang membedakan pengobatan kanker vagina adalah posisi kanker di dalam vagina dan seberapa pesat penyebarannya. Berikut ini tiga jenis penanganan kanker vagina.
Radioterapi

Cara ini merupakan penanganan utama untuk kanker vagina. Ada dua jenis radioterapi yaitu:

 

  • Radioterapi eksternal. Mesin radioterapi akan menembakkan sinar berenergi tinggi ke vagina dan panggul.
  • Radioterapi internal. Alat radioterapi berukuran kecil akan dimasukkan ke dalam vagina.
  • Penanganan radioterapi memiliki beberapa efek samping bagi penderita, yaitu:
  • Kehilangan gairah seksual.
  • Kulit kemerahan seperti terbakar.
  • Keputihan.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Menopause datang lebih cepat.
  • Ketidaksuburan.
  • Penyempitan vagina.
  • Pembedahan

Ada empat jenis pembedahan untuk menangani kanker vagina yaitu:

 

  • Vaginektomi parsial. Pembedahan yang mengangkat bagian atas vagina. Pasien bisa berhubungan intim setelah pulih.
  • Vaginektomi radikal. Pembedahan di mana seluruh vagina dan kelenjar getah bening panggul akan diangkat. Setelah pulih, pasien bisa berhubungan intim usai menjalani rekonstruksi vagina, namun harus selalu menggunakan pelumas seks.
  • Vaginektomi dan histerektomi radikal. Pembedahan untuk mengangkat seluruh vagina, rahim, ovarium, tuba falopi dan kelenjar getah bening panggul.
  • Pelvic exenteration. Pembedahan untuk mengangkat seluruh vagina dan jaringan tubuh di sekelilingnya, termasuk kantung kemih dan rektum.

Kemoterapi
Biasanya pasien kanker vagina menjalani kemoterapi sebagai kombinasi radioterapi atau untuk mengontrol gejala-gejala ketika kanker tidak bisa disembuhkan. Obat-obat yang digunakan pada kemoterapi juga bisa mengakibatkan efek samping yaitu:

 

  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Kerontokan rambut.
  • Meningkatnya risiko infeksi.
  • Karena jumlah penderita kanker vagina sangat sedikit, maka pasien bisa saja diminta untuk ambil bagian dalam program uji klinis. Program ini berfungsi untuk mencoba menemukan cara terbaik dalam menangani kanker vagina.
  • Pencegahan Kanker Vagina
  • Untuk mencegah kanker vagina, memang tidak ada cara yang pasti. Namun ada beberapa hal yang bisa mengurangi risiko terkena kanker vagina, yaitu:
  • Jangan merokok. Merokok akan meningkatkan risiko terkena kanker vagina.
  • Pemeriksaan panggul dan pap smear rutin. Pemeriksaan rutin dilakukan agar kanker bisa didiagnosis sedini mungkin.
  • Vaksinasi HPV. Mendapatkan vaksinasi HPV bisa mengurangi risiko terkena kanker yang terkait HPV, salah satunya kanker vagina.

 

Daun Sirsak Obat herbal kanker serviks
Layanan konsultasi masalah penyakit kanker hub: 087736710838 – 082221758210
KINI ANDA TAK PERLU REPOT LAGI UNTUK MENDAPATKAN PENANGANAN KANKER SERVIK ATAU RAHIM ALTERNATIF TERBAIK SUDAH TERBUKTI NO. 1

About admin

Check Also

ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim

ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim – Ciri Gejala Awal kanker serviks mungkin tidak menunjukkan kondisi yang berarti, dan hanya dikira sebagai kondisi kurang fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali penyakit kanker serviks/Rahim dan semua gejala yang ditimbulkan.

Jika sel kanker ternyata benar-benar menjadi kanker serviks, untuk pengobatannya terdapat hal-hal yang harus dipertimbangkan. Hal-hal yang akan sangat berpengaruh pada jenis pengobatan apa yang harus dilakukan di antaranya adalah stadium kanker, usia anda, lokasi tepat di mana sel kanker tumbuh, jenis kanker entah itu kanker serviks pada sel squamous atau sel adenocarcinoma, dan kondisi fisik anda secara keseluruhan. Waspadai ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim jika tidak cepat ditangani penyakit kanker servik sangatlah berbahaya mengancam hidup anda . Serta, satu hal lagi yang sangat penting guna menentukan jenis pengobatan terhadap kanker serviks adalah apakah seorang penderita kanker serviks tersebut ingin memiliki keturunan atau tidak. Jelas, ini menjadi suatu pertimbangan yang tidak boleh disepelekan.

 

ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim

Berikut klasifikasi proses penyembuhan kanker serviks berdasarkan stadium yang dialami oleh penderita. Pengobatan untuk kanker serviks haruslah disesuaikan dengan tingkatan pertumbuhan sel kanker. Tingkatan ini dimulai dari tingkat 0 hingga tingak IVB atau stadium akhir.

Gejala kanker serviks seringkali disalahartikan oleh wanita sebagai rasa sakit akibat menstruasi atau ovulasi. Waspadai ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim jika tidak cepat ditangani penyakit kanker servik sangatlah berbahaya mengancam hidup anda . Hal ini menyebabkan deteksi kanker serviks menyadi lebih sulit hingga baru diketahui pada tahap lebih lanjut. Meski begitu, ada beberapa gejala tersembunyi kanker serviks yang harus diketahui oleh semua wanita. ciri ciri penyakit kanker serviks pada wanita yang sering hubungan seks

1. Pendarahan tak normal
Wanita yang memiliki kanker serviks biasanya mengalami pendarahan yang tak normal pada bagian vagina. Dalam sebulan, pendarahan bisa jadi parah atau hanya sedikit.

2. Keputihan parah
Gejala kanker serviks lainnya adalah terjadinya keputihan yang cukup parah. Hal ini tentu saja berbeda bagi tiap wanita. Waspadai ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim serviks jika tidak cepat ditangani penyakit kanker servik sangatlah berbahaya mengancam hidup anda . Beberapa bisa mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal, atau sangat berlendir. Jika Anda mendapati keputihan yang tak biasa sebaiknya segera periksakan diri ke dokter kandungan.

3. Nyeri panggul
Seseorang bisa saja mengalami nyeri panggul saat mengalami menstruasi. Hal ini normal. Namun Anda harus waspada jika nyeri panggul terjadi di saat-saat lainnya. Wanita yang memiliki kanker serviks biasa mengalami nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit sakit bisa berupa nyeri yang tajam, ringan, atau sangat parah.

4. Nyeri saat buang air kecil
Merasa sakit dan nyeri saat buang air kecil bisa dirasakan penderita kanker serviks stadium lanjut. Hal ini biasa terjadi jika kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih.

5. Pendarahan saat tidak menstruasi, setelah seks, atau saat pemeriksaan panggul
Terjadinya pendarahan saat berhubungan seks atau pemeriksaan panggul adalah salah satu gejala kanker serviks. Waspadai ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim jika tidak cepat ditangani penyakit kanker servik sangatlah berbahaya mengancam hidup anda . Hal ini disebabkan oleh iritasi pada leher rahim selama beraktivitas. Meski begitu, ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan setelah aktivitas atau seks pada wanita.

 

ciri ciri dan gejala pengidap penyakit kanker rahim

Di bawah ini akan di uraikan mengenai apa saja tanda dan gejala penyakit kanker serviks stadium awal atau 1 yang harus anda pahami dan untuk anda ketahui, simak selengkapnya:

  • Terjadinya pendarahan yang dialami saat menstruasi yang tidak wajar dan tidak normal.
  • Sering merasakan sakit di bagian bawah perut.
  • Keluar sedikit cairan berwarna putih melalui vagina pada perempuan sesudah menopause..
  • Mudahnya terjadi infeksi, gejala infeksi ini merupakan salah satu dari geajal kanker rahim atau kanker serviks.
  • Gangguan pada saat buang air besar.
  • Gangguan pada saat buang air kecil.
  • Adanya pendarahan yang sedikit-sedikit setelah mengalami menopause.
  • Mengalami pendarahan dan rasa sakit saat berhubungan badan.
  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • Terjadinya perdarahan di luar siklus menstruasi seorang wanita.
  • Berat badan yang menurun secara drastis.
  • Merasakan keluhan nyeri di punggung, hal ini terjadi jika kanker sudah menyebar ke panggul.
  • Adanya hambatan dalam berkemih.
  • Terjadinya pemebesaran ginjal yang tidak normal.
  • Pendarahan pada vagina wanita.
  • Terjadinya gannguan pada sistem pencernaan.
  • Mengalami sesak napas.
  • Kesulitan dalam menelan sesuatu.
  • Nafsu makan menghilang tiba-tiba.
  • Adanya perasaan ingin terus buang air besar atau kecil.
  • Mengalami kelelahan dan lemas yang terjadi secara berkepanjangan.
  • Haid atau menstruasi yang tak teratur juga bisa menjadi salah satu tanda tanda bahwa orang itu mengidap kanker rahim atau kanker serviks.
  • Apabila anda atau salah satu dari keluarga anda mengalami gejala awal kanker serviks seperti di atas maka anda harus waspada supaya bisa meminimalisir anda atau keluarga anda terserang penyakit kanker yang berbahaya ini.
  • Terjadinya pendarahan yang dialami saat menstruasi yang tidak wajar dan tidak normal.
  • Sering merasakan sakit di bagian bawah perut.
  • Keluar sedikit cairan berwarna putih melalui vagina pada perempuan sesudah menopause..
  • Mudahnya terjadi infeksi, gejala infeksi ini merupakan salah satu dari geajal kanker rahim atau kanker serviks.
  • Gangguan pada saat buang air besar.
  • Gangguan pada saat buang air kecil.
  • Adanya pendarahan yang sedikit-sedikit setelah mengalami menopause.
  • Mengalami pendarahan dan rasa sakit saat berhubungan badan.
  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • Terjadinya perdarahan di luar siklus menstruasi seorang wanita.
  • Berat badan yang menurun secara drastis.
  • Merasakan keluhan nyeri di punggung, hal ini terjadi jika kanker sudah menyebar ke panggul.
  • Adanya hambatan dalam berkemih.
  • Terjadinya pemebesaran ginjal yang tidak normal.
  • Pendarahan pada vagina wanita.
  • Terjadinya gannguan pada sistem pencernaan.
  • Mengalami sesak napas.
  • Kesulitan dalam menelan sesuatu.
  • Nafsu makan menghilang tiba-tiba.
  • Adanya perasaan ingin terus buang air besar atau kecil.
  • Mengalami kelelahan dan lemas yang terjadi secara berkepanjangan.
  • Haid atau menstruasi yang tak teratur juga bisa menjadi salah satu tanda tanda bahwa orang itu mengidap kanker rahim atau kanker serviks.

 

Daun Sirsak Obat herbal kanker serviks
Layanan konsultasi masalah penyakit kanker hub: 087736710838 – 082221758210
KINI ANDA TAK PERLU REPOT LAGI UNTUK MENDAPATKAN PENANGANAN KANKER SERVIK ATAU RAHIM ALTERNATIF TERBAIK SUDAH TERBUKTI NO. 1